Jumat, 18 September 2015

Tak Mengerti

aku tak tahu darimana aku harus berpijak
mayapada sudah enggan menerima kakiku
langit sudah lelah melihat dongakan kepalaku
Allah!
kemana lagi aku harus berpijak?
Allah!
tiada yang tahu
tiada yang mengerti betapa beratnya diriku
beratnya langkahku
beratnya hatiku
beratnya pundakku
sakit yang kurasa
mereka tak akan mengerti!
Aku mati saja Ya Allah!
Aku Ingin Bertemu Engkau saja Ya Allah!
Sungguh pundakku terasa berat
Terlalu banyak kegalauan hati
Selalu
hal sama yang selalu mereka katakan
aku anak yang MENGECEWAKAN

Minggu, 07 September 2014

kucingku mati lima

aku sedih banget
sampe sampe aku gak bisa tidur! nangis terus. disekolah jua menangis. bener katamu aku jahat! aku bener bener lalai! jahat banget aku ini. aku pembunuh! arhg! aku sungguh frustasi! ini semua salahku! argh kepalaku pusing! wae? kenapa semua ini harus terjadi? aku bisa membayankan bagaimana menderitanya mereka,, aku tak bisa berhenti mengis. seperti aku ingin mati saja.




Jumat, 22 Agustus 2014

SEDANG BERUSAHA POSITIVE THINGKING

aku selalu berusaha untuk berkhuznudzan seperti halnya yang ibuku selalu katakan, "berpositif thinkinglah nak" ya aku selalu menyangkal segala kejanggalan kejanggalan pikiranku dengan kata kata itu. positive thinking. setiap kali tak ada jawaban aku selalu berkata "mngkin dia belum membukanya" atau "mungkin kelewetan pesanku, sehingga tak terbaca" sehingga untuk mendapat jawaban aku mengirim sebanyak banyaknya agar kamu tidak melewatkannya. agar kamu bisa membaca dan membalasnya. karena aku berpositive thinking kalau kamu masih menganggapku sebagai seorang sahabat, iya kan? aku nyakin kau tak akan melewatkan segala pesanku, segala pertanyaanku dengan sengaja, ya kan?

Rabu, 20 Agustus 2014

UNTUK SAHABATKU, JIKA KAU MEMBACA INI

setelah sekian tahun aku melewati segala prahara hidup yang bagiku sebenarnya sangat menyedihkan, mengingat banyak kemunduran rohani yang aku alami. aku semakin labil dan tidak konsisten. jadi sering berkata kata hal yang kasar, memiliki tabiat yang buruk dan banyak hal lainnya kemunduran itu. padahal dulu aku sudah cukup buruk dimata manusia, kini kau tahu kan betapa hina aku? betapa bodohnya aku. maafkan aku, aku telah kehilangan hati, sehingga sering menyakitimu, berkata kasar padamu, dan sering pula berkhianat. Seandainya kau memiliki sedikit waktu saja untuk membaca ini, mungkin aku bisa senang. karena kau akan mendengar kata kata hati yang selama ini terpendam dalam hati. karena kepada siapapu itu, aku tak pernah dapat berkata dengan baik, malah kdang membisu.
aku sungguh berterimaksih atas segalanya. atas kesabaranmu, dan lain sebagainya. ah maaf, aku tetap tak pernah tahu bagaimana harus mengutarakannya dengan benar. aku selalu ingin menyapamu, selalu ingin sedikit memiliki percakapan denganmu setelah beberapa bulan mungkin, tidak berbicara sama sekali. terakhir aku menelpon kaupun membisu seperti enggan berbicara padaku. karena aku merasa kau telah membenciku, merasa bahwa kau sudah mengabaikanku aku jadi sedikit bertingkah konyol. memblokirmu. ya semuanya aku blokir. aku sepertinya sedang marah, tapi aku menyadari bahwa marahku itu tak beralasan. sahabat, aku seharusnya tahu, yang tak termaafkan itu aku. lalu mengapa ku yang marah? aku tak tahu, setan kini telah menjadi kawan telingaku.maaf jika membuatmu membenciku, maaf jika aku begitu banyak kebohongan yang terucap dari mulutku, maaf jika terlalu banyak. tapi apapun itu kapan akan berakhirnya  perang bisu yang kau kibarkan? bukankah ini sudah terlalu lama?

Sabtu, 24 Agustus 2013

Karena Itu Adalah Engkau

"sepertinya angin sudah merubuhkan pendirianmu" aku terkejut mendengar suara laki laki di sampingku. suara seseorang yang tak ku kenal. " merubuhkan?" tanyaku pada lelaki itu. lelaki itu hanya tersenyum memandang ke laut.aku tak tahu siapa ia, ia hanya tiba tiba duduk di sampingku dan mengatakan apa yang memang sedang kupikirkan. ya, sepertinya angin telah merubuhkan pendirianku. " hidup ini memang terasa semakin sulit" katanya. aku hanya mengatakan oh, yang artinya aku tak mengerti apa maksudnya duduk di sampingku dan tiba tiba curhat layaknya wanita cengeng. " ah, maafkan aku. sepertinya kau tak mengenalku" aku menaikkan alisku, ( hei aku sama sekali tak menatapnya) akhirnya dia tahu juga. "iya" jawabku singkat. laki laki itu tertawa. " tapi aku mengenalmu., dengan sangat baik" ucapnya. jawaban yang membuatku heran. karena takut akan ada penculikan model sok kenal begini akhirnya aku memutuskankan untuk menyingkir. ah, kan nggak enak jika orang orang melihat. dapat menimbulkan fitnah. ini sama saja dengan berkhalwat(berdua duaan). mana disini sepi sekali. " maaf tuan,saya harus pergi dulu. ibu saya bisa kebingungan mencari saya. karena sebenarnya saya belum izin pada ibu" kataku padanya lalu aku mulai berdiri dan meninggalkannya. laki laki itu malah berteriak " hei! jangan panggil aku tuan. panggillah aku seperti biasanya kau memanggilku!" aku hanya semakin menenggelamkan kepalaku. gila! apa sih maunya laki laki itu. setelah kejadian singkat dilaut itu pun aku menyadari mengapa ia tiba tiba mendekatiku. ia adalah abangku. kenapa aku baru ingat. ah saking sedikitnya kenangan yang ia tinggalkan, aku jadi sangat lupa akan abang. bahkan hampir segalanya. habis dia ninggalin aku waktu umur lima tahun. merantau entah kemana. cih, kini tiba tiba ia muncul dihadapanku dengan membuatku bingung setengah hidup. tapi setidaknya aku ingat sekarang. nah karena ingat itu aku cepat cepat kembali ke laut. sebelum abang meninggalkan keluarganya lagi. cih abang menyebalkan! tapi ternyata abangku yang tak tahu diri itu masih bertapa disana. melihatku berlari kembali ia tertawa" akhirnya kau tahu juga" ucapnya. akupun memeluk abangku satu satunya. Dasar abang tak tahu diri! umpatku dalam hati. tapi aku senang, karena abang masih hidup. akhirnya aku punya abang! tak hanya bayangan cerita lampau ibu. (hahaha, sorry cerita gaje..)

Tersenyumlah,

Bukankah selama ini aku tak pernah menatapmu?
bukankah itu yang kau lihat?
pandanganku tak sepertimu
meski mataku terlihat tak melihatmu
tapi sesungguhnya itu, kaulah yang ku lihat
bukan mereka.
Entah, berjuta juta kali aku mencoba agar kau tersenyum
bahagia, seperti di komik komik yang sering kubaca
lalu ada bunga bunga disekitarmu
tersenyumlah, seperti yang baru saja aku lihat.
semoga ini semua adalah awal
dimana aku kan mengenalmu lebih baik
karena senyummu, membuat jarak antara kita semakin dekat. :)

Kamis, 22 Agustus 2013

Kenapa?

Kenapa mesti begini?
Kenapa engkau melakukannya padaku?
membohongiku
agar aku menganggapmu orang jahat
mengapa?
Tak tahukah engkau?
betapa sakitnya hati ini
ketika aku tahu maksudmu
ketika aku mengerti,
semua terlambat. :'(
sekali lagi
jika aku mampu kan kuulang waktu ini
aku takkan meninggalkanmu lagi.
seperti janji janjiku dulu.
sebagai seorang sahabat.
jika saja, aku dapat mengulang waktu.